BERITA

OLAH RASA DAN DIRI DALAM RETREAT KELAS IX DI WISMA SALAM

01-03-2024

Oleh: Francisca Kumalasari, S.Pd.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, semester genap merupakan semester terpendek bagi para siswa kelas 9 karena pembelajaran efektif hanya berlangsung dalam waktu singkat. Tak terasa waktu sudah memasuki bulan kedua di semester genap Tahun Pelajaran 2023-2024.
Sederetan agenda sudah menunggu di depan mata para siswa pada umumnya dan para siswa kelas 9 SMP Marganingsih Muntilan pada khususnya. Mulai bulan Januari 2024, para siswa sudah mulai melakukan persiapan untuk menghadapi Ujian Praktik dan Ujian Sekolah. Persiapan tersebut antara lain: tambahan pelajaran, persiapan ujian praktik secara individu maupun kelompok, dan retreat.  
Kegiatan retreat dilaksakan di Wisma Salam pada hari Senin-Selasa, 12-13 Februari 2024. Satu hari sebelumnya, para siswa mendapatkan pengarahan dari para wali kelas tentang hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk kegiatan retreat terkait barang-barang yang perlu mereka bawa, gambaran kegiatan, dan pembagian tugas misa saat di Wisma Salam.

Para siswa kelas 9 berangkat dari sekolah menggunakan 3 bus pada hari Senin, 12 Februari 2024 Pukul 14.00 bersama wali kelas 9A, Ibu Francisca Kumalasari, S.Pd. dan wali kelas 9B, Ibu Kristiana Setyarini, S.Pd. Sesampainya di Wisma Salam, para siswa mengecek kelompok kamar tidur mereka dan menyimpan barang bawaan di kamar mereka masing-masing. Para siswa menempati kamar Filipus, Thomas, Paulus, Martha, Paulina, dan Agatha.

Kegiatan di Wisma Salam diawali dengan pengarahan dari Ibu Brigita Diah Sulistyasari, S.Pd. selaku guru Pendidikan Agama Katolik. Setelah mendapatkan pengarahan, para siswa dipersilakan untuk mandi dan menikmati kudapan yang sudah disiapkan. Setelah itu, para siswa mengikuti sesi bermasa Bapak Heribertus Eko Prasetya, S.S. Melalui sesi dengan Pak Eko, para siswa mencoba mengolah rasa dan diri mereka untuk dapat melihat orang-orang dan kejadian-kejadian ke sekitar mereka. Para siswa diajak untuk menemukan berkat-berkat yang selama ini mereka dapatkan dari teman-teman dan yang mereka berikan kepada teman-teman mereka. Para siswa juga diarahkan untuk dapat mempersiapkan mental mereka untuk dapat menjadi pribadi yang baik dan siap menghadapi tantangan-tantangan hidup di masa depan, yang dalam jangka pendek ini adalah menghadapi Ujian Sekolah. Kegiatan di hari pertama ditutup dengan Doa Malam bersama.

Di hari kedua, para siswa mengikuti kegiatan outbond yang dipandu oleh Tim Youth Spiritualy Center (YSE) di Wisma Salam. Permainan yang para siswa ikuti beberapa dalam outbond antara lain: pipa-o, pipa bocor, buldzzer, dan bola buta. Para siswa terlihat begitu menikmati semua permainan dalam outbond. Setelah outbond selesai, para siswa mandi dan bersiap untuk mengikuti misa di Kapel Wisma Salam.

Misa dipimpin oleh Romo Kristoforus Rhesa Alem Pramudita, Pr. Romo. Dalam homilinya, Romo bercerita tentang ragi orang Farisi dan Herodes. Ragi orang Farisi ialah kemunafikan, sedangkan ragi Herodes ialah keserakahan. Yesus mengingatkan murid-murid-Nya agar tidak memiliki sifat serakah dan munafik karena keduanya dapat menghancurkan jati diri orang Kristiani. Kemunafikan adalah sikap yang menutup-nutupi kekurangan kita dan hanya menampilkan sisi baik yang sebenarnya dibuat-buat saja. Keserakahan adalah tanda kita tidak berterima kasih dan bersyukur atas apa yang kita miliki. Romo juga berpesan agar dalam mempersiapan dan mengerjakan ujian para siswa dapat mengerjakan dengan sepenuh hati dan dengan jujur.

Setelah mengikuti misa, para siswa menikmati makan siang bersama dan bersiap untuk pulang. Para siswa merasa sangat senang dapat mengikuti retreat bersama teman seangkatan mereka dan ingin terus merasakan kebersamaan seperti yang mereka dapatkan selama 2 hari 1 malam di Wisma Salam.

Semoga, melalui kegiatan retreat ini para siswa dapat benar-benar meyakini bahwa mereka memiliki masa depan cerah yang perlu diperjuangkan dan dapat semakin menghargai perjumpaan dengan siapapun yang mereka jumpai selama bersekolah di SMP Marganingsih yang sebentar lagi mereka tinggalkan ini.

Selamat berjuang untuk anak-anak kelas 9 angkatan 60! Semoga berhasil untuk apapun yang sedang kalian usahakan dan terus bertumbuh menjadi anak-anak yang penuh kasih…

kembali