BERITA

Home Visit, Sapaan Kami Buat Mereka

05-09-2020

Oleh : Dresti Imasati

Pada masa Pembelajaran Jarak Jauh ini, guru BK dan wali kelas melaksanakan program Home Visit. Kegiatan Home Visit dilaksanakan secara bertahap. Para guru mengunjungi rumah peserta didik untuk bertemu langsung dengan peserta didik dan orangtua atau wali peserta didik. Tentunya kegiatan Home Visit ini dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kegiatan Home Visit yang pertama dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Agustus 2020, yang kedua pada hari Rabu, 2 September 2020, dan ketiga pada hari Jumat, 4 September 2020. Sasaran peserta didik dalam kegiatan Home Visit pada tahap ini adalah peserta didik yang belum memenuhi tugas-tugas Pembelajaran Jarak Jauh. Home Visit dilaksanakan karena kami merasa perlu untuk mengetahui kondisi peserta didik secara langsung selama masa Pembelajaran Jarak Jauh ini.

Selain itu dengan melakukan Home Visit kami juga dapat bertemu dan berkomunikasi secara langsung dengan orangtua atau wali peserta didik, saling berbagi informasi tentang siswa. Karena seringkali apa yang diketahui oleh orangtua tidak diketahui oleh guru, dan sebaliknya. Dari komunikasi langsung tersebut kami dapat mengetahui kesulitan atau hambatan apa saja yang dihadapi oleh orangtua atau wali maupun peserta didik yang bersangkutan dalam menjalani masa Pembelajaran Jarak Jauh.

Komunikasi secara langsung dapat menambah pemahaman bagi orangtua, peserta didik, maupun sekolah. Kami jadi mengetahui bahwa ada beberapa peserta didik yang mengalami kendala teknis, seperti kesulitan sinyal dan juga keterbatasan kuota data internet. Ada juga peserta didik yang tidak mengumpulkan tugas karena kurang memahami materi namun tidak mau bertanya pada orangtua maupun guru. Sementara jika orangtua bertanya, seringkali anak menjawab bahwa tugasnya sudah diselesaikan.

Memang kondisi saat ini menuntut adanya kerjasama yang lebih dari guru, orangtua dan juga siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar. Selain itu, kondisi saat ini juga menjadi tantangan bagi guru BK. Dimana jika pada masa normal guru BK dapat mendampingi dan memberikan layanan konsultasi bagi peserta didik dengan tatap muka secara langsung, namun di masa pandemi ini hal tersebut tidak bisa lagi dilakukan. Meskipun begitu guru BK tetap terbuka dalam memberikan layanan konsultasi bagi peserta didik maupun orangtua. Layanan konsultasi jarak jauh biasanya dilakukan melalui telepon, email, maupun whatsapp.


Editor : Yuliasari

kembali