BERITA
"BERIMAN KEPADA KRISTUS, BERBELA RASA, DAN BERPENGHARAPAN"
25-04-2022
Oleh: Albertina Murti Nugraheni, S.Pd.
Setiap tahunnya, Gereja Katolik merayakan perayaan Paskah. Tema yang diambil untuk Paskah tahun 2022 adalah “Beriman Kepada Kristus Berbelarasa dan Berpengharapan.” Dalam liturgi Gereja Katolik, Tri Hari Suci terdiri dari Kamis Putih, Jumat Agung, dan Vigili Paskah. Tri Hari Suci merupakan bentuk perayaan mengenangkan misteri penebusan Yesus Kristus untuk umat manusia. Diawali dengan Kamis Putih, dimana kita merayakan perjamuan terakhir Yesus bersama dengan para rasul-Nya. Jumat Agung, kita bersama-sama diajak mengenang sengsara Yesus Kristus, dilanjutkan dengan Vigili Paskah, dimana kita merayakan sukacita besar sekaligus berjaga-jaga menjelang kebagkitan Yesus Kristus.
Dalam perayaan Misa Kamis Putih, terdapat tata liturgi yang berbeda dengan tata liturgi Misa biasa. Liturgi di Misa biasa adalah ritus pembuka, liturgi sabda, liturgi ekaristi, lalu Ritus Penutup. Sedangkan, di Misa Kamis Putih terdiri dari ritus pembuka,liturgi sabda dan upacara pembasuhan kaki, liturgi ekaristi, lalu penghormatan Sakramen Maha Kudus dan tuguran/jaga bakti. Warna liturgi pada perayaan ini adalah putih.Warna putih melambangkan kemuliaan dan kesucian.
Ibadat Jumat Agung ditandai dengan tidak adanya iringan, altar yang kosong, tabernakel yang terbuka lebar, dan lampu tabernakel yang dipadamkan. Liturgi pada Ibadat Jumat Agung lebih sederhana, yaitu ibadat sabda, penghormatan salib, dan komuni. Komuni yang dibagikan pada saat Jumat Agung adalah hosti yang sudah dikonsekrasikan pada saat Misa Kamis Putih. Sakramen yang boleh diterimakan pada saat Jumat Agung adalah Sakramen tobat dan perminyakan. Warna liturgi pada saat Jumat Agung adalah merah dan hitam.
Pada perayaan Vigili Paskah, kita merayakan Yesus yang bangkit dari kematian menuju ke kebangkitan kekal. Vigili berarti berjaga-jaga. Artinya, kita berjaga-jaga bersama dengan Yesus menuju ke kebangkitan yang kekal. Liturgi Vigili Paskah adalah upacara cahaya, liturgi sabda, liturgi baptis, dan liturgi ekaristi. Melalui upacara cahaya, Gereja mengimani bahwa Yesus adalah sumber terang dan kehidupan kita. Pembaharuan janji baptis di Misa Vigili Paskah menandakan pembaharuan janji materai keselamatan yang diberikan oleh Allah Bapa. Setelah Vigili Paskah, keesokan paginya dilanjutkan dengan perayaan Minggu Paskah. Minggu Paskah melambangkan sukacita atas kebangkitan Yesus dari kematian.
Melalui rangkaian perayaan Tri Hari Suci, kita diingatkan tentang pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus. Yesus sudah menang melawan maut kekal. Dengan pengorbanan-Nya, kematian bukanlah akhir dari kehidupan kita. Semoga dengan wafat dan kebangkitan-Nya, kita semakin disadarkan untuk senantiasa hidup seturut dengan kehendak-Nya.
Pergi ke k’raton beli es buah
Sedaya mawonSugeng Paskah
Tuhan memberkati
Sumber:
http://katolisitas-indonesia.blogspot.com/2012/07/puncak-liturgi-gereja-katolik-trihari_17.ht ml kembali
- Gema Nada Marga Ukir Prestasi Gemilang dalam Lomba Marching Band di SMA Negeri 1 Dukun
- “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”.
- Pemimpin Pembelajaran dalam Pengelolaan Sumber Daya
- Refleksi Peran Guru Sebagai Coach di Sekolah dan Keterkaitannya dengan Materi Pendidikan Guru Penggerak
- “BERBEDA ITU MENYENANGKAN”
- “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas”
- PRIBADIKU DIBENTUK OLEH TUHAN
- BERSUKACITA DALAM TUHAN
- "Orang Benar Hidup Oleh Percaya Habakuk".
- “ALLAH SUMBER PENGHARAPAN”