BERITA

IBADAT BKSN PERTEMUAN 3

20-09-2021

Oleh : Brigita Diah
Pada hari Senin tanggal 20 Oktober 2021, SMP Marganingsih mengadakan kegiatan Ibadat BKSN Pertemuan ke-3 yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru dan karyawan. Ibadat BKSN diselenggarakan secara virtual. 
Kegiatan Ibadat BKSN dimulai pada pukul 07.30 WIB. Peserta didik mengikuti Ibadat BKSN dari rumah masing-masing melalui aplikasi video conference Microsoft Teams. Hanya peserta didik yang bertugas sebagai pemimpin ibadat yang hadir di sekolah.

Ibu Brigita Diah Sulistyasari, S.Pd. selaku seksi Liturgi bekerjasama dengan Ibu Rina Ambarsari, S.E. selaku pembina OSIS menyiapkan kegiatan Ibadat BKSN Pertemuan ke-3, setelah peserta didik menyelesaikan rangkaian kegiatan Penilaian Tengah Semester Gasal. Petugas Ibadat BKSN ini adalah beberapa peserta didik pengurus OSIS. Pemimpin Ibadat adalah Yohanes Wisanggeni dari kelas 8A, sebagai Lektor adalah Skolastika Indah Renamita dari kelas 9B. Untuk lagu Pembukaan diputarkan video Lagu Selamat Pagi Bapa yang dinyanyikan oleh Aldebertha Jihan Alfionic Marcellita (8B), lagu Bapa Kami dinyanyikan oleh Clara Oktavensa (9B) dengan iringan musik Skolastika Indah (9B), dan lagu penutup Hidup adalah Kesempatan yang dinyanyikan oleh Helena Dwita Swandagni Manohara (9B) dengan iringan musik dari Angelia Jeslyne (9A).

Tema Ibadat BKSN pertemuan ke-3 ini adalah Yesus, Sahabat Bagi Mereka Yang Menderita. Bahan pendalaman Kitab Suci dan refleksi pada pertemuan ini adalah bacaan Injil Lukas 10:25-37, yaitu tentang orang Samaria yang baik hati. Melalui bacaan Injil tersebut kita diajak berefleksi : "Apakah selama ini kita sudah meneladani sikap orang Samaria yang secara spontan dan tanpa memperhitungkan untung rugi membantu orang yang menderita dan sedang membutuhkan?", "Apakah kita pernah menemukan orang Samaria yang baik hati ketika sedang membutuhkan pertolongan dalam hidup kita?" Setelah berefleksi, peserta didik juga diajak untuk membuat niat pribadi untuk melakukan aksi nyata. Kita sebagai perpanjangan tangan Tuhan untuk saudara atau sahabat yang mengalami penderitaan fisik maupun mental.

kembali