BERITA

Pelatihan Dimasa Pandemi

08-07-2021

Oleh : Mega Yoshinta

Masa pandemi yang belum tentu akan berakhir kapan, masa cukup sulit yang mau tidak mau harus kita lampaui bersama-sama. Keadaan inilah yang sebenarnya menjadi sebuah tantangan untuk meningkatkan kemampuan belajar dan berproses. Semangat yang tidak pernah surut untuk belajar sesuatu yang baru, supaya kita memperoleh hal baru yang bermanfaat terutama di masa pandemi ini.

​Proses belajar yang saya lakukan pada masa pandemi ini salah satunya adalah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia dan Komsus WP, bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional RI dari tanggal 24 Mei - 8 Juni 2021 yang mencakup 120 jp. Pelatihan dilaksanakan secara daring. Kemudian Pendidikan dan Pelatihan Kinerja Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Ikatan Pustakawan Indonesia dan Komsus WP, berlangsung dari tanggal 19 April - 7 Mei 2021 yang mencakup 30 jp dilaksanakan secara daring. Saya diberi tugas dan tanggung jawab oleh Kepala Sekolah untuk mengikuti pelatihantersebut. Sebenarnya, jika harus memilih saya lebih senang jika pelatihan ini dilakukan secara luring atau tatap muka. Karena jika tatap muka maka kita bisa mempraktikkan materi yang diberikan oleh narasumber secara langsung.

​Banyak sekali ilmu yang saya peroleh dari pelatihan yang diselenggarakan, untuk pelatihan 120 jp saya memperoleh ilmu antara lain pengembangan program perpustakaan, wawasan pendidikan tenaga perpustakaan, manajemen perpustakaan, pengembangan koleksi, pengorganisasian informasi, layanan, jasa, dan sumber informasi, teknologi informasi, promosi perpustakaan, etika tenaga perpustakaan, peningkatan minat dan gemar membaca, praktik kerja perpustakaan dan sebagainya. Sedangkan untuk pelatihan 30 jp materi yang saya peroleh antara lain merencanakan program, melaksanakan program, evauasi program, pengelolaan informasi, mengorganisasi layanan jasa informasi sekolah, kepribadian sosial, mengembangkan profesionalitas kepustakawanan, dan sebagainya. Jadi pelatihan yang saya lakukan secara keseluruhan mencakup 150 jp.

​Pelatihan perpustakaan yang menurut saya merupakan hal baru, justru membuat saya ingin tahu seluk – beluk apa saja yang ada di perpustakaan. Ilmu yang saya peroleh diharapkan dapat menjadi bekal kedepannya untuk mengembangkan perpustakaan yang ada di SMP Marganingsih. Sehingga para siswa memliki minat baca yang tinggi serta memiliki semangatdatang ke perpustakaan untuk membaca.

 

kembali